Pertemuan I : “Bapa kami yang ada di surga”

Teks Alkitab yang dipergunakan untuk diskusi:

  1. Mat. 3 : 13 - 17
  2. Yoh. 19: 19 - 23
  3. Mat. 7: 7 - 11

Pertanyaan diskusi:

  1. Menurut anda, bagaimanakah gambaran seorang ayah/bapak yang ideal ?
  2. Bagaimanakah seharusnya hubungan seorang anak dengan ayahnya?
  3. Menurut anda, bagaimanakah hubungan Allah dengan Yesus yang disebutNya: “Anak yang Kukasihi?” (Mat.3:13-17).
  4. Sebaliknya bagaimana hubungan Yesus dengan Allah yang disebutnya Bapa? (Yoh. 19: 19 – 23).
  5. Allah bukan hanya Bapa dari Yesus, melainkan dikatakan oleh Yesus sendiri bahwaAllah adalah Bapa kita juga. Bagaimana teks Mateus 7 : 7 – 11 menjelaskan hal itu? Dan bagaimana sikap Allah sebagai seorang Bapa dijelaskan disini?

Kesimpulan diskusi:

Kalau kita membaca keempat Injil dengan cermat, akan kita temukan lebih dari 200 kata “BAPA”, terutama dalam injil Yohanes. Ini berarti bahwa sebutan Bapa itu sangat penting. Sebutan Bapa dalam hubungannya dengan sebutan Anak bisa kita bagi menjadi 3 kategori:

  1. Allah menyebut Yesus “AnakKu” (Mat. 3:17; 17:5. Mark. 1:11; 9:7; Luk.2:22; 9:35. Yoh. 1: 14; 1: 34 ).
  2. Yesus menyebut Allah “BapaKu”. (Mat. 5: 16; 12: 50. Mark. 13:32; 14 : 36; Luk. 10: 21; 22: 42. Yoh. 3: 17; 11: 41).
  3. Bagi murid-muridNya Yesus memperkenalkan Allah sebagai “Bapamu”
    (Mat. 6: 14; 6: 26. Mark.11 : 25; 11: 26. Luk. 12:30; 12: 31).

Allah menyebut Yesus dengan sebutan “ANAK” dan Yesus menyebut Allah dengan sebutan “BAPA” Kepada murid-muridNya Ia memperkenalkan Allah dengan sebutan “BAPAmu”. Hubungan antara Allah dan manusia digambarkan Yesus sebagai hubungan Bapa-anak yang sangat mesra. Kita yang percaya kepada Yesus melalui pembaptisan disebut juga“anak” Allah. Maka bersama Yesus kita berani berdoa: “BAPA kami yang ada di surga”. Allah adalah Bapa kita yang sempurna; Dia menyempurnakan pengertian ke-bapa-an yang kita kenal di dunia. Ia mengasihi kita sebagaimana Ia mengasihi Yesus AnakNya yang tunggal. Ia adalah BAPA yang sempurna, yang ada di sorga mulia.

PERTEMUAN II : “DIMULIAKANLAH NAMAMU”

Teks Alkitab yang dipergunakan untuk diskusi: 1) Kejadian 1: 1 - 31

  1. Keluaran 14: 1 - 31
  2. Lukas 8: 22 - 25
  3. Matius 28: 1 – 10.

Pertanyaan untuk diskusi:

  1. Kehebatan apa saja yang anda temukan dalam karya penciptaan, sehingga anda hanya bisa berdecak kagum dan memuliakan Sang Pencipta?(Kej.1: 1 – 31).
  2. Karya ajaib apa saja yang bisa anda alami sewaktu membaca teks Kel.14: 1 – 31 ?
  3. Mengapa para rasul ketakutan dan apa yang mereka alami bersama Yesus yang membuat mereka semakin takut? (Lukas 8: 22 – 25).
  4. Karya Tuhan dalam Matius 28: 1 – 10 adalah puncak keagungan karyaNya yang tak terselami oleh manusia. Bisa anda jelaskan apa dan mengapa?

Kesimpulan diskusi

  1. Seseorang biasa dikenal melalui namanya. Idi Amin dikenal karena kekejamannya sewaktu menjadi presiden Uganda. Ia sangat kejam menyengsarakan rakyatnya, bahkan ia dikenal sebagai kanibal, yang memakan daging musuh-musuh politiknya. Namanya tercatat dalam sejarah hitam umat manusia, karena itu ia selalu dikecam dan dihinakan.
  2. Ibu Theresa adalah contoh sebaliknya. Ia mengabdikan seluruh hidupnya untuk melayani kaum miskin di kota Calcuta. Ia dikenal sebagai Ibu Theresa dari Calcuta. Namanya dicatat dan dikenal sebagai pahlawan kebaikan dan dihormati sepanjang masa.
  3. Selanjutnya marilah kita menyaksikan karya Allah, Bapa kita. Ia pencipta yang maha sempurna seperti nampak dalam ciptaanNya (Kej.1: 1-31). Ia menyibakkan laut Merah agar umatNya menyeberang dan selamat dari ancaman musuh.(Kel.14: 1 – 31). Dengan kuasaNya Ia meredakan angin ribut di danau, sehingga para murid tiba di seberang dengan selamat.(Luk. 8: 22 – 25).
    Dan akhirnya Ia membangkitkan Yesus dari kematian, dan mengangkatNya ke surga yang mulia (Mat. 1 – 10). Itulah puncak karya Allah, dimana kita boleh ikut menikmatinya, karena kebesaran kasihNya. Maka sudah sepantasnyalah setiap saat kita memujinya dengan berseru:”Dimuliakanlah NamaMu”. KaryaNya yang agung tak pernah berhenti menyertai kita. Marilah selalu memuliakan NamaNya dengan berbuat baik (Mat.5: 16).

PERTEMUAN III: “DATANGLAH KERAJAANMU”

Teks Alkitab:

  1. Mateus 10: 5 - 8 (Mewartakan Kerajaan Allah)
  2. Lukas 8: 26-39 (Mengusir kuasa roh jahat)
  3. Mateus 12: 22-30 (Kuasa Yesus bertentangan dengan kuasa Beelzebub)
  4. Lukas 18: 18-27 (Masuk kerajaan Allah membutuhkan perjuangan)
  5. Pertanyaan tuntunan diskusi:

Pertanyaan untuk diskusi:

  1. Menurut anda, apa pengertian kerajaan? (Mat.10:5-8)
  2. Apa yang dimaksud dengan Kerajaan Sorga?
  3. Apakah yang dibuat roh-roh jahat terhadap laki-laki dari tanah Geresa? (Luk.8:26-39)
  4. Manakah yang kuasa yang lebih kuat, kuasa roh jahat atau kuasa Yesus?
  5. Temukanlah 2 kerajaan dalam teks (Mat. 12:22-30)
  6. Bagaimanaka hubungan antara 2 kerajaan tersebut?
  7. Bagaimana cara kita masuk kedalam kerajaan Sorga? (Mat. 18: 18 – 27)
  8. Sebagai murid Yesus, apakah yang harus kita perbuat agar kita diselamatkan?(Mat.7:21).

Kesimpulan diskusi

  1. Kerajaan Allah adalah wilayah dimana Allah meraja: berkuasa penuh untuk membawa manusia ke sorga.
  2. Kerajaan setan adalah kuasa yang membawa manusia kepada kematian kekal(neraka)
  3. 2 kerajaan yang hadir ditengah- tengah kita ini, saling bertentangan dan saling “berlomba” untuk menguasai manusia.
  4. Didalam hidupNya,Yesus menghadirkan dan mewartakan kerajaan Allah dengan menunjukkan kuasaNya dalam mengalahkan kuasa jahat dan membebaskan manusia dari dosa dan segala penderitaan.
  5. Untuk bisa masuk kedalam kerajaan sorga, manusia harus menerima Yesus dengan perjuangan yang tidak pernah berhenti, karena kerajaan setan senantiasa hadir untuk mencobai dan menjatuhkan manusia.
  6. Di Bali, setiap hari para tourist bisa menikmati tarian perseteruan antara Barong (berpenampilan perkasa,lambang kebaikan) melawan Rangda (berpenampilan menakutkan, lambang kejahatan). Perang ini begitu dahsyat karena keduanya memiliki kesaktian . Dan dalam tarian ini, perang tidak pernah selesai, tidak pernah dimenangkan oleh satu pihak. Tarian ini melambangkan peperangan antara kuasa kebaikan dan kuasa kejahatan yang berkecamuk dalam diri manusia, tanpa pernah berhenti. Untuk memenangkan perseteruan ini, sebagai orang beriman kita harus menerima Yesus, yang telah menang atas kejahatan dan maut. Kita sudah memenangkan “pertandingan” itu melalui iman kita kepada Yesus, sang Raja kerajaan Sorga. Untuk itu kita akan selalu berdoa dan berusaha:”Datanglah kerajaanMU”

PERTEMUAN KE IV : JADILAH KEHENDAKMU.

Teks Alkitab:

  1. Lukas 1: 26 – 38 (Kabar Malaikat)
  2. Mateus 1: 18 - 25 (Mimpi Yusuf)
  3. Matius 16: 21 – 23 (Petrus di tegur Yesus)
  4. Markus 14: 32 – 42 (Ditaman Getsemani)
  5. Lukas 23: 44 – 49 (Yesus wafat)

Pertanyaan tuntunan diskusi

  1. Bagaimana kira-kira reaksi Maria sewaktu didatangi Malaikat Gabriel?(Luk.1:26-38)
  2. Kalau anda yang jadi Maria, reaksi anda kira-kira bagaimana?
  3. Setelah diskusi panjang, apa keputusan yang diucapkan oleh Maria?
  4. Mengapa kiranya Maria berani memutuskan seperti itu?
  5. Apa masalah besar yang dihadapi oleh Yusuf?(Mat.1:18-25)
  6. Apa akhirnya jalan keluar yang diambil Yusuf?
  7. Mengapa Yesus nenegur Petrus?
  8. Dimana dan bersama siapa Yesus berdoa?(Mark.14:32-42)
  9. Apa inti doa Yesus kepada BapaNya?
  10. Apa akhirnya keputusan yang diambil Yesus?
  11. Bagaimana situasi yang terjadi sesudah penyaliban Yesus menurut Luk. 23:42-49?
  12. Apa kira-kira arti doa yang diucapkan Yesus sesaat sebelum ia wafat?

Kesimpulan diskusi

  1. Setiap manusia seperti halnya tokoh Maria, Yusuf dan Yesus pasti memiliki cita-cita.
  2. Kepada Maria dan Yusuf, Tuhan sendiri datang (melalui Malaikat dan mimpi) untuk menyampaikan kehendakNya/rencanaNya berupa sebuah tawaran. Rencana itu menyangkut keselamatan orang banyak.
  3. Setelah merenungkannya dalam doa, Maria dan Yusuf memahami rencana Tuhan yang besar lalu menerimanya dengan tulus hati. Selanjutnya ia berjuang untuk menyesuaikan keinginan hatinya dengan kehendak Tuhan.
  4. Di taman Getsemani Yesus merasakan betapa beratnya menerima kehendak Bapa bahwa Ia harus menderita dan mati di salib.Tiga kali Ia bolak-balik berkonsultasi dengan BapaNya dalam rasa takut yang amat sangat, sampai keringat yang keluar dari sekujur tubuhNya bercampur tetesan darah segar.
  5. Setelah melaksanakan kehendak BapaNya, pada akhirnya Ia kembali menyerahkan seluruh diriNya dengan berdoa dari atas salib:”Ya Bapa, ke dalam tanganMu kuserahkan nyawaKu”.
  6. Bagaimana dengan kita? Berusaha dan berdoa adalah menyelaraskan rencana kita dengan rencana Tuhan. Yang jelas rencana Tuhan pasti akan menyelamatkan kita. Hal itu membutuhkan ketekunan dan kesabaran kita. Maka marilah kita setiap hari dengan penuh kesadaran berdoa: “Jadilah kehendakMu”.

PERTEMUAN V : DI ATAS BUMI SEPERTI DI DALAM SORGA

Teks Alkitab:

  1. Kejadian 28: 10-22 dan Wahyu 8 : 1-5 (Gambaran surga)
  2. Lukas 16 : 19 - 31 (Orang kaya dan Lazarus)
  3. Lukas 24: 50 - 53 (Yesus diangkat ke Sorga)
  4. Matius 5: 38 - 48 (Bapamu yang di sorga)
  5. Kisah 7: 54 - 60 (Stefanus dibunuh)

Pertanyaan tuntunan diskusi

  1. Bagaimana sorga digambarkan menurut Kej. 28;10-22 ?
  2. Bagaimana pula menurut Wahyu 8:1-5 ?
  3. Dua hal yang dipertentangkan ditemukan dalam Lukas 16:19-31. Siapakah tokoh dan manakah tempat dipertentangkan itu?
  4. Kemanakah Yesus terangkat setelah memberkati murid-muridNya dan kemanakah para muridNya pergi? (Lukas 24:50-53).
  5. Apakah syarat-syaratnya kalau kita ingin masuk surga? (Matius 5:38-47).
  6. Mengapa harus sedemikian itu? (Matius5: 48)
  7. Penglihatan apakah yang nampak kepada Stefanus sesaat sebelum dia dirajam? (Kisah 7:54-60).

Kesimpulan diskusi

  1. Sorga adalah rumah Bapa. Disana disiapkan banyak tempat untuk anak-anakNya, untuk berbahagia selamanya, sambil memandangi wajahNya.
  2. Neraka adalah rumah setan. Disana hanya ada tangisan dan kertak gigi. Manusia yang terjebak masuk kesana, akan menderita sengsara untuk selamanya: kematian kekal.
  3. Dunia adalah tempat perjuangan manusia untuk mengarahkan hidupnya menuju sorga atau neraka. Hidup di dunia akan diteruskan dengan hidup abadi di sorga atau di neraka. Sorga dan neraka ternyata tidak terjembatani(Lukas 16:19-31).
  4. Untuk bisa masuk ke sorga, manusia harus berjuang mati-matian, terutama dengan setia memegang teguh imannya kepada Yesus, apapun yang terjadi (Kisah 7:54-60).
  5. Marilah berdoa : Agar kita selalu mampu melaksanakan kehendak Tuhan yang ada di surga. Semoga rencana hidup kita semakin selaras dengan rencanaNya. Semoga jalan yang kita tempuh adalah jalan Yesus, yang adalah jalan, kebenaran dan hidup abadi.

PERTEMUAN KE VI:BERILAH KAMI REJEKI PADA HARI INI

Teks Alkitab:

  1. Kejadian 1 : 29 – 31 (Semua diciptakan untuk manusia)
  2. Keluaran 16: 11 – 18 (Manna: roti dari sorga)
  3. Matius 15 : 32 - 38 (Yesus memberi makan 4000 orang)
  4. Lukas 12 :13 - 21; 24 – 31 (Orang kaya yang bodoh)
  5. Yohanes 6: 32 – 36 (Yesus roti hidup)

Pertanyaan tuntunan:

  1. Apa saja yang telah dipersiapkan Tuhan untuk makanan manusia? (Kej.1:29-31)
  2. Apa yang bisa dimakan oleh bangsa Israel di padang gurun? (Kel. 16 : 11-18)
  3. Berapa banyak roti dan ikan dibutuhkan untuk 4000 orang? (Mat. 15: 32-39)
  4. Mengapa orang kaya itu disebut bodoh? (Luk.12:13-21).
  5. Kapan kita disebut Yesus sebagai orang pintar?(Lukas 12: 29-30)
  6. Manakah makanan yang memberi hidup kekal? (Yoh. 6: 32-36)
  7. Cukupkah kita minta rejeki hanya untuk hari ini? (Luk.11:11)
  8. Manusia jaman sekarang cenderung mengumpulkan kekayaan sebanyak mungkin. Menurut Matius 6: 19- 24, harta manakah yang seharusnya kita kumpulkan?

Kesimpulan diskusi:

  1. Kalau kita menanam sebatang pohon mangga dari satu biji, maka sesudah 5 tahun kita mulai panen . Dari 10 mangga, 20 mangga, 50 mangga, 100 mangga, dst……. sampai ribuan buah mangga. langkah murahnya Tuhan memberi kita makanan.
  2. Di padang gurunpun setiap hari Tuhan bisa memberi makanan yang secukupnya kepada umatNya. Dan besoknya datang lagi burung puyuh dan manna.
  3. Dari 7 roti dan 3 ikan, Yesus bisa memberi makan kenyang kepada 4000 orang.
  4. Kemurahan Tuhan yang tiada taranya ini bisa membuat manusia bersikap bodoh atau pandai dihadapan Tuhan. Bodoh: apabila kita hanya mengumpulkan harta dunia untuk memuaskan nafsu kita sendiri, agar bisa hidup enak 7 keturunan. Tak jarang manusia nekad berbuat curang, demi kekayaan duniawi, yang tidak pernah akan memberi kepuasan, tetapi membawa kita kepada kebinasaan. Pandai: mengumpulkan harta di sorga untuk kehidupan kebahagiaan kekal.
  5. Marilah berdoa setiap hari:”Berilah kami rejeki pada hari ini”. Besok adalah hari baru dengan rejeki baru. “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”(Mat.6:33).
  6. Yesuslah roti sorgawi .Apabila kita makan tubuhNya dan minum darahNya, maka kita tak akan lapar dan haus lagi sampai ke perjamuan abadi di sorga(Yoh.6:51)

PERTEMUAN VII : “AMPUNILAH KESALAHAN KAMI
SEPERTI KAMIPUN MENGAMPUNI YANG BERSALAH KEPADA KAMI”

Teks Alkitab

  1. Kejadian 3 : 1 – 24 : Manusia pertama jatuh ke dalam dosa
  2. Kejadian 4 : 1 - 16 : Kain membunuh Habel
  3. II Samuel 11: 1 – 27 : Daud merampas Batsyeba istri Urea
  4. II Samuel 12: 1 – 25 : Daud menyesal
  5. Markus 2: 13 – 17 : Yesus mengunjungi rumah Lewi sipemungut cukai
  6. Markus 14: 66 – 72 : Petrus menyengkal dan menyesal
  7. Lukas 15: 8 – 32 : Sukacita di surga karena pertobatan dan pengampunan
  8. Matius 18: 23 – 35 : Diampuni kalau mengampuni
  9. Matius 18: 21 - 22 : Harus mengampuni sesama 70 X 7 kali
  10. Lukas 6: 27 – 36 : Kasihilah musuhmu

Pertanyaan tuntunan:

  1. Apa yang dibuat Adam dan Hawa sehingga mereka berdosa?(Kej.3:1-24) Apa inti dari dosa mereka?
  2. Apakah bentuk kejahatan Kain terhadap adiknya Habel? Apa alasannya?(Kej.4:1-16)
  3. Daud sekaligus melakukan 2 dosa. Dosa apa yang dilakukannya?(II Sam.11:1-27) Apa yang diperbuat Daud setelah ditegur Tuhan melalui Nabi? (IISam 12:1-25)
  4. Apa maksud Yesus mengunjungi rumah Lewi? ( Mark.2:13-17)
  5. Apa kesalahan Petrus yang diulanginya 3 X ? Mengapa ia menangis?(Mark.14: 66-72)
  6. Siapa sebenarnya yang memulai usaha pertobatan pendosa?(Mat.18:23-35) Apa yang terjadi di surga , apabila seorang pendosa bertobat dan diampuni?
  7. Apa syaratnya agar si pendosa yang bertobat dapat diampuni Tuhan?(Mat.18:23-35)
  8. Berapa kalikah kita harus mengampuni sesama? (Mat.18: 21-22)
  9. Apakah keutamaan khusus yang harus dimiliki pengikut Yesus? (Luk.6:27-36).

Kesimpulan diskusi :

  1. Setiap manusia sejak Adam dan Hawa telah berdosa, kecuali Yesus dan Maria. Dosa yang dilakukan beraneka ragam . Itulah perlawanan manusia terhadap perintah Tuhan yang membawa manusia kepada kesengsaraan dan kebinasaan.(a – c)
  2. Demi kasihNya yang penuh dengan kerahiman, Tuhan mencari anakNya yang hilang dan apabila Ia menemukannya dan mendapatkannya kembali, terjadilah sukacita yang amat besar du surga.(d – f)
  3. Syarat yang harus ada jika kita ingin diampuni Tuhan adalah rela mengampuni sesama-tanpa batas, sebagaimana Tuhan selalu mengampuni kita.(g-h)
  4. Bahkan musuhpun harus kita ampuni dan kita kasihi, untuk bisa disebut murid Yesus yang punya nilai plus.(i)

 

PERTEMUAN VIII :
“JANGANLAH MASUKKAN KAMI KE DALAM PENCOBAAN”

Teks Alkitab :

  1. Kejadian 39: 1-20 : Yusuf digoda istri Potifar
  2. Ayub 1: 1-22 : Ayub dicobai Tuhan
  3. Matius 4: 1-11 : Yesus digodai setan di padang gurun.

Pertanyaan tuntunan:

  1. Di rumah siapakah Yusuf tinggal dan bekerja di Mesir setelah dijual oleh saudara-saudaranya? Bagaimanakah bentuk perawakan Yusuf?
    Siapa yang menggoda Yusuf dan bentuk godaannya apa?Bagaimanakah bentuk sikap tegas Yusuf?
  2. Melalui siapapahTuhan mencobai hambanya Ayub yang saleh itu?
    Apa syarat-syarat bagi orang Yahudi pada jaman itu untuk disebut bisa disebut Orang yang “diberkati” Tuhan? Apa saja cobaan yang diturunkan Tuhan pada Ayub melalui iblis? Bagaimana sikap tegas Ayub?
  3. Dimana Yesus berada dan bagaimana keadaannya saat digoda setan? Dia digodai 3 X. Apa saja bentuk godaannya itu?
    Bagaimanakah sikap tegas Yesus terhadap godaan itu?

Kesimpulan diskusi:

  1. Semua manusia pernah mengalami cobaan dan godaan. Pencobaan bisa datang dari Tuhan untuk menguji iman kita (Ayub) dan bisa juga datang dari setan untuk menggoyang iman kita dan menjatuhkan kita ke dalam dosa. Godaan datang dari setan dan antek-anteknya didunia ini berupa manusia, kekayaan,kesenangan dan sebagainya.
  2. Cobaan dan godaan pasti membahayakan dan mengancam iman kita kepada Tuhan, kalau kita mengikutinya sampai akhirnya jatuh kedalam dosa, sebab godaan menawarkan hal-hal yang sangat menyenangkan dan cobaan membuat kita bisa putus asa lalu meninggalkan dan mengutuki Tuhan.
  3. Tidak ada jalan lain untuk mengatasinya selain berani bersikap tegas seperti yang dicontohkan oleh Yusuf, Ayub dan Yesus sendiri. Godaan dan cobaan belumlah merupakan dosa, tetapi sangat potensial membawa kita kepada banyak dosa.
  4. Kekuatan kita ada pada Tuhan. Marilah berdoa kepada Tuhan dengan selalu mengucap: “JANGANLAH MASUKKAN KAMI KE DALAM PENCOBAAN” Amin.

PERTEMUAN IX: “BEBASKANLAH KAMI DARI YANG JAHAT”. AMIN.

Teks Alkitab :

  1. I Raja 21: 1- 19 : Kebun anggur Nabot
  2. I Samuel 18: 6 – 11 : Saul mencoba membunuh Daud.
  3. II Samuel 11: 1 – 15 : Daud membunuh Uria dan merebut istrinya.
  4. Matius 26:14 – 16: Yudas Iskariot menjual Yesus
    26: 47– 56: Yudas Iskariot menyerahkan Yesus
    27: 1 –10 : Yudas Iskariot bunuh diri
  5. Kisah 5: 1 – 11: Dosa Ananias dan Safira.

Pertanyaan tuntunan :

  1. Mengapa raja Ahab membunuh Nabot?
    Kejahatan apalagi yang dibuatnya terhadap Nabot?
    Apa hukuman bagi raja Ahab melalui Nabi Elia?
  2. Apa yang dibuat Saul untuk membunuh Daud?
    Mengapa Saul ingin membunuh Daud?
  3. Bagaimana raja Daud melakukan 2 kejahatan sekaligus?
  4. Apa dosa pertama yang dibuat Yudas Iskariot?
    Apa dosa ke dua yang diperbuatnya?
    Apa dosa ke tiga yang dibuatnya?
  5. Apa dosa yang dilakukan pasangan Ananias dan Safira ?
    Apa hukuman dosa yang langsung mereka terima?

Kesimpulan diskusi

  1. Kejahatan terjadi dimana-mana didunia ini dan nampaknya semakin semarak menguasai manusia. Juga di negara kita tecinta ini, yang terkenal dengan negara terkorupsi di dunia ini.
  2. Kejahatan dimulai dari hati manusia. Ia merencanakannya dengan teliti lalu melakukannya seperti yang telah direncanakan.Kejahatan yang diharapkan dapat memuaskan nafsu serakah manusia ternyata hanya bersifat sementara.
  3. Kejahatan ternyata menyengsarakan sesama dan cepat atau lambat akan mendatangkan hukuman bagi si pelaku. Kejahatan sungguh menghancurkan dan menyengsarakan hidup manusia dan memutuskan hubungan dengan Bapa disurga.
  4. Oleh karena itu, kita manusia yang mempunyai “bakat” untuk berbuat jahat, akan mampu mengatasinya hanya dengan mohon bantuan Tuhan . Marilah mohon agar kita dijauhkan dari pencobaan dan dibebaskan dari segala yang jahat, agar kita menjadi semakin sempurna sebagaimana Bapa kita di surga sempurna adanya. “Bapa,bebaskanlah kami dari yang jahat.Amin”

written by Yudhi Arie Baskoro

One Response to “Novena Doa Bapa Kami”

  1. Nenot Says:
    Mei 23rd, 2007 at 12:27 Puji syukur terima kasih pada Tuhan Allah karena baru saja saya diberikan bacaan diskusi dan kesimpulan-kesimpulan (NOVENA DOA BAPA KAMI) yang menyejukan hati saya dan semakin memantapkan iman saya semoga orang lain dapat merasakan juga setelah membacanya.
    Semoga Allah Bapa menyertai, memberkati dan menyembuhkan anda/pembaca yang sedang sakit.. saat ini juga Allah Bapa menyembuhkan saudara..Amin